PEMUDA INSPIRATIF BERKONTRIBUSI UNTUK NEGERI
Sebelum rilis tulisan ini Saya ada
melakukan survey kecil. Terima kasih buat teman-teman yang bersedia
berpartispasi dan memberikan respon. Ada banyak respon dan tokoh yang disampaikan.
Meskipun tidak semua sesuai dengan kriteria yang dicari seperti batas usia, dan
sebagainya.Tapi acungkan jempol dan terima kasih buat teman-teman. Insya Allah
lain waktu dengan sesi berbeda, semoga bisa mengangkat tokoh yang disebutkan
teman-teman. Oke lanjut ya. Tulisan ini saya mengulas tentang pemuda inspiratif.
Seperti apa pemuda inspiratif? Silahkan dibaca!
![]() |
| Sumber Gambar: Google |
Kemerdekaan Indonesia tidak terlepas dari peran golongan tua dan golongan muda. Mereka berjuang dan berkontribusi untuk kemerdekaan negeri ini. Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia secara nasional berhasil diraih pada 17 Agustus 1945. Maka, setiap 17 Agustus kita selalu memperingati Hari Ulang Tahun NKRI berupa upacara ataupun perayaan baik dilembaga pemerintahan, swasta, ataupun masyarakat. Upacara dan perayaan yang diperingati setiap tahunnya diharapkan bukan hanya menjadi momentum sakral. Namun, mengingatkan dan menyadarkan diri kita terkait apa yang telah, sedang, dan akan dipersembahkan untuk bumi pertiwi?
Pemuda adalah tombak kemajuan suatu
bangsa. Sebuah kutipan juga menunjukkan betapa kuatnya pemuda.
“Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.” (Bung Karno).
Soekarno atau yang dikenal Bung
Karno begitu yakin akan perubahan besar yang bisa dilakukan oleh para pemuda.
Lantas siapakah pemuda itu? Menurut PBB,
pemuda adalah mereka yang berusia 15-24 tahun. Pendapat berbeda juga disampaikan
oleh Undang-undang tentang kepemudaan mendefinisikan pemuda sebagai ”warga negara Indonesia yang memasuki periode
penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16 sampai 30 tahun” (UU No.40
Tahun 2009, Pasal 1.1). Kemudian, disusul argumen menpora menyatakan bahwa usia pemuda yakni 18-35
tahun.
Batas-batas kepemudaan juga memiliki
kelas (2012: Vol.1 No.2).. Misal, laki-laki atau perempuan yang kelas menengah
perkotaan berusia dua puluhan, lajang dan tinggal dengan orangtua, menyelesaikan perguruan tinggi, dan belum
memasuki dunia kerja profesional akan menganggap diri (dipandang sebagai) “pemuda”.
Sedangkan laki-laki dan perempuan lain yang masih menginjak awal dua puluhan, sudah
keluar atau putus sekolah pada usia 15 tahun maupun sebelumnya, sudah bekerja
sebagai buruh atau pedagang pasar selama beberapa tahun, dan sudah menikah
dikarunia anak dua atau tiga anak, akan menganggap diri mereka (dan dipandang
sebagai) “dewasa” oleh masyarakat mereka.
![]() |
| Sumber Gambar: nalarpolitik.com |
Tulisan ini penulis menyoroti dan mendefinisikan pemuda sebagai warga negara Indonesia yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 18-35 tahun. Mereka yang mengetahui dan menyadari nilai-nilai mana yang salah dan benar. Mereka yang melintasi batas-batas pemisah seperti daerah, gender, kelas, etnis, pendidikan, dan lain sebagainya. Mereka adalah sosok pemuda yang senantiasa berpikir bagaimana kontribusi dan kebermanfaatan untuk bumi pertiwi.
Pemuda
sebagai garda terdepan untuk pembaharuan, pemuda sebagai pemimpin masa depan,
pemuda sebagai pengawal kebijakan dan pelaksanaan. Konntribusi dan peran pemuda
tentu sangat diharapkan untuk kemajuan dan kebangkitan. Kontribusi pemuda bisa
dilakukan mulai dari masyarakat sekitar (lokal), nasional, maupun
internasional. Pemuda banyak melakukan inovasi dan kontribusi diberbagai sektor.
Baik sektor pendidikan, ekonomi, sosial, dan sebagainya.
.Beberapa pemuda yang bisa ditemukan
yakni Belva Devara (Founder Ruang Guru), Gamal Albinsaid (Dokter dan Founder bank Sampah), Alween Ong (Founder Mowiee Mobil), Dewa Eka Prayoga (Pengusaha), Dewi Nur
Aisyah (bersama tim mengembangkan TB DeCare), dan lain-lain. Tentunya masih ada banyak lagi para pemuda yang
berkontribusi untuk negeri ini. Menurut kamu, siapakah sosok pemuda inspiratif
itu? Bersiapkah kita melanjutkan estapet berkontribusi untuk Indonesia?
« Bersambung «
Teman-teman silahkan beri masukan siapa sosok pemuda
inspiratif itu? Bagaimana kontribusinya? dan lain-lain.
Terima kasih.




























