Apa Kata Mereka untuk 100 Tahun Indonesia Merdeka?

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selamat Hari Guru - Bukan Hanya Mereka

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label amal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label amal. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Juni 2021

Negeri Penghafal Al-Quran

 

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Apa yang temen-temen lakukan ketika belum mengetahui sesuatu?

Apa yang teman-teman lakukan tidak belum jelas sesuatu?

Sebelum kita benar-benar membenci ataupun mencintai sesuatu penting sekali untuk mengetahui tentang apa yang terjadi. Bukan hanya ikut-ikutan. Ikutan-ikutan beli BTS Meals  (menu kolaborasi McDonald’s dan Boyband asal Korea Selatan), cuitan dalam pidato Pak Jokowi “Bipang”, atau cuek dengan Palestina. Jika ingin berbicara atau melakukan sesuatu segera cari tau. Cek and ricek.

Terlebih setelah kita membaca, mendengar, ataupun bahkan menyaksikan kekejaman zionis Israil dengan saudara-saudara kita di Palestina, masihkah kita diam atau tidak bergerak? Ataupun jika tidak mengetahui apa yang terjadi cobalah untuk mencari tau dari sumber yang terpercaya. Semoga langkah-langkah kecil kita untuk membantu saudara maupun sesama bernilai pahala atau amal jariyah buat kita. Insya Allah.

Sudah sekian lama ingin kembali mengikuti kegiatan terkait membicarakan Palestina. Kemaren juga sempat terlewat kegiatan dialog membahas mengenai Palestina dari LDK UKMI Ar-Rahman UNIMED. Qadarullah, beberapa waktu lalu bisa menimba ilmu bersama teman-teman yang diadakan oleh LDK UINSU.

Saya sedikit banyak mengetahui peristiwa di Palestina saat menginjaki bangku kuliah. Awal kuliah 2014 di UNIMED. Beberapa teman, senior, ataupun pemateri pernah mendiskusikan hal tersebut. Bahkan, kami juga sempat ikut aksi Palestina di Bundaran SIB.

Seketika rasa keingintahuanku meledak ketika timbul pertanyaan dari mamak saat kami menonton berita di TV tentang Palestina.

“Kenapa mereka tidak melawan? Kenapa tidak bersatu untuk membantu Palestina? Bukankah Israil; mereka bisa dikalahkan?”

Mendengar pertanyaan tersebut. Aku diam terpaku. Topik ini sudah beberapa tahun terakhir kuketahui. Tapi, karena takut salah bicara atau karena keidaktahuanku, maka memilih diam. Berusaha kembali untuk menemukan jawaban atas pertanyaan itu. Serta mencari tahu kebenaran atas ketidahuanku.

Qadarullah, saat membaca story salah satu teman. Mataku tertuju pada topik diskusi yang menarik. Di mana Departemen Keakhwatan LDK Al-Izzah UINSU mengadakan Kegiatan Kajian Wanita Muslimah Akbar dengan tema “TeguhnyaIman Pejuang Istri Palestina” bersama Ustadzah Hj. Hulwani Huwari, S.Ag., ME. dan dipandu oleh Siti Wahyuni Panjaitan. 

Langsung pandanganku kualihkan mencari tahu waktu, lokasi, dsb. Benar saja kegiatan tersebut diadakan siang itu juga; Ahad, 30 Mei 2021 via Google Meet. Kuingat kegiatan siang tersebut dan mencoba mempertimbangkannya. Maklum saja tidak ada aplikasi Google Meet di handphone. Jadi mau tidak mau, harus menggunakan laptop. Alhamdulillah, ba’da Zuhur saya bisa mengikuti kegiatan tersebut. Meski sempat terkendala suara moderator dan pemateri tidak terdengar. Beberapa menit kemudian, mulai terdengar suara dari balik laptop.



Beberapa hal penting yang wajib diteladani adalah

1.      Palestina adalah negeri pengfhafal Al-Quran.

2.      Beberapa tahun lalu. Palestina membuat sebuah target di mana dalam satu rumah terdapat satu orang penghafal Al-Quran dan satu orang mujahid.

3.      Memahami persoalan Palestina (persoalan Palestina, persoalan Gaza, persoalan tahanan Palestina, dan persoalan pengungsi Palestina)

(Ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu, “Sungguh, Aku akan mendatangkan bala bantuan kepadamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut.” (QS.8:9)

Pertolongan Allah akan datang. Masya Allah, saya begitu kagum dengan keteguhan saudara-saudara kita yang di sana. Berjuang mempertahankan wilayahnya dari penjajah Israel. Serta bagaimana keberanian mereka menghadapi dengan senjata seadanya.



Persoalan mereka bukan hanya dari agama, tapi juga tentang kemanusiaan. Tenaga medis, tim media, wanita, bahkan anak-anak mereka siksa dengan begitu keji. Tetapi keimanan dan dan ketaqwaan dalam diri mereka tidak menggentarkan itu semua. Bahkan mereka siap menjaga Al-Aqsa, hingga syahid menjemputnya. Allahu Akbar.

Semoga kita bisa membantu mereka dengan harta, tulisan, doa, ataupun bentuk dukungan lainnya. Dukungan-dukungan kecil dari kita jika bersatu maka akan menjadi bola kebaikan yang meledakkan dunia. Insya Allah.

Selasa, 06 Agustus 2019

BUNGA TERSEMBUNYI

Awal pertemuan ku dengan dia adalah sejak liburan di Taman Cadika. Sebuah taman yang berada tepat di sekitar rumah paman. Hampir setiap saat paman mengajak untuk berkunjung. 

Bagiku bermain di alam terbuka adalah hal yang cukup menyenangkan. Kegiatan tersebut bisa menghilangkan penat rutinitas, serta menyegarkan kembali energi-energi positif . Aku juga menyarankan agar teman-teman sering untuk bermain di taman hijau; arena wisata alam. Mari tutup laptop sejenak. Singkirkan semua tumpukan berkas, serta amati mereka yang disekitar kita.

Langkah demi langkah. Menelusuri jalanan. Ku melihat dia yang mengayuh sepeda membawa tumpukan sampah. "Bismillahirrahmanirrahim". Ucapnya sebelum menumpahkan sampah-sampah itu ke dalam bak sampah miliknya. Lantunan tasbih juga membasahi gerak bibirnya. 

Masya Allah. Diri ini begitu takjub. Allah begitu sayang hingga ia mempertemukan dengan mereka yang senantiasa mengingat kepadaNya. Pekerjaan bukan alasan untuk bermalas-malasan. Mengkufuri nikmat yang telah diberi. Barangkali diri ini selalu beralasan untuk mengatakan bahwa Tuhan kami sedang sibuk. Astagfirullah.

Perjalanan kami pulang, kudapati lelaki paruh baya yang membaca Al-Quran sambil menunggu dagangannya. 

Pertemuanku dengan dia bukanlah tanpa makna. Bukan sebuah hal yang kebetulan. Allah ingin kembali mengingatkan dan mengajarkan. Mereka yang tersebar di bumi senantiasa memperkuat perisai langit. Lalu bagaimana dengan diri ini?

Perisai-perisai yang mampu mengetuk pintu langit. 
Ibarat sebuah bunga, bermekaran menarik mata untuk memandang. Kumbang-kumbang pula turut menari diantara bunga yang sedang mekar.

Proses mereka untuk memperkuat perisai langit memang tak mudah. Butuh sebuah ketekunan, keikhlasan, perjuangan, dan bahkan kesabaran. 
Begitu pulau dengan tanaman. Mereka tidak serta Merta berbunga, dan bermekaran. Banyak proses yang telah dilalui. Banyak hal yang telah dikorbankan. 

"Barang siapa yang mengerjakan amal shaleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan". (QS. An-Nahl:97)

So, tetaplah beramal shaleh. Dimanapun dan kapanpun. Barangsiapa beramal shaleh, maka Allah jamin kehidupannya bakal baik di dunia dan Allah akan balas dengan yang jauh lebih baik dari amal Sholeh ya kelak di akhirat. 

Mari bersama, terus berjalan. Menelusuri perjalanan kehidupan yang telah Allah beri. Semoga kita tidak hanya dipertemukan di taman dunia. Namun, kita kelak dipertemukan di taman syurga Allah. Aamiin.

Bunga tersembunyi. Teruslah bermekaran. Kusuma nan indah. 

https://youtu.be/2kR0auMkzJE