Minggu, 08 Agustus 2021

MUSLIMAH BERDAYA

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Menulis adalah salah satu cara untuk mengingat diri. Kelak ketika diri ini lalai. Mohon ingatkan, bahwa saya pernah mempelajarinya dan menuliskannya.

Menulis adalah salah satu cara untuk mengikat ilmu. Mohon ingatkan masih terbentang luas ilmu yang masih belum diikat.

Tulisan kali ini, saya akan berbagi sedikit atau sekedar sharing terkait muslimah. Adapun tulisan ini berkaitan dengan “Muslimah Berdaya”.

Muslimah yang selalu memiliki kekuatan untuk melakukan hal-hal positif dalam hidupnya.


 Bagaimana Kewajiban dan Peran Muslimah?

Kewajiban dan Peran Muslimah


Muslimah perlu untuk memberdayakan potensi diri? 

Ya, karena Muslimah sangat penting sebagai pilar peradaban.


Bagaimana cara memberdayakan potensi diri?

QS. Al-Isra:84-85.

1.      1. Masing-masing kita adalah ciptaan yang berkategori “Master Piece”

2.      2. Mengenal dan mengasah adalah bentuk syukur kepada Sang Pencipta

 

Wahai Muslimah. Semoga kita ISTIQOMAH DALAM MELAKSANAKAN BAKAT KITA. INSYA ALLAH.


Optimalkan Peran Muslimah:

Optimalkan Peran Muslimah


1.     1. Tarbiyah Dzatiyah (Self Education/Pembinaan Diri)

Setiap insan penting untuk meningkatkan kualitas diri dalam dalam iman, akhlak dan penampilan, ilmu dan manhaj, fisik, dll.

2.  2. Menata waktu

Masing-masing kita memiliki waktu yang sama; 1x24 jam. Tapi setiap orang memiliki aktifitas yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, perlu kita untuk mengatur waktu dalam beberapa bagian:

a.       Waktu untuk agama

b.      Waktu untuk akal

c.       Waktu untuk rumah

d.      Waktu untuk masyarakat

3.  3. Melakukan aktifitas yang mendukung profesional kerja (itqanul amal)

Guna menggali potensi kita perlu  melatihnya secara mandiri (autodidak), pelatihan, kursus, magang, dll.

 



Muslimah rahim peradaban. Semoga kelak kita mampu menghasilkan dan membimbing generasi terbaik. 






Semoga tulisan ini bermanfaat. Jika ada masukan dan saran, silakan disampaikan! Terima kasih telah berkunjung.

 

7 komentar:

  1. Mengenai tarbiyah dzatiyah memang sangat penting mengingat kita harus bisa memanage diri kita sendiri sebelum bisa memanage umat. Sebagai muslimah juga wajib memanfaatkan waktu sebaiknya. Karena waktu adalah bagian tanggung jawab yang harus kita laporkan nantinya

    BalasHapus
  2. Saya menyadari pentingnya bisa memanage diri ini.
    Tapi sampai sekarang masih dalam level rata-rata hiks...
    Harus coba terus, supaya semakin hari semakin baik memanage diri sendiri ini

    BalasHapus
  3. Saya malah terjebak enggak bisa memanajemen kesehatan. Punya planning manajemen waktu yang oke. Eh, malah terkendala sama kapasitas kesehatan. Jadinya, mudah lelah dan sakit.

    BalasHapus
  4. Semakin kita menggali potensi diri, semakin banyak hal yang kita dapat. Kita bisa berdaya bagi semua orang atau masyarakat dengan potensi kita.

    BalasHapus
  5. Menata waktu memang penting sekali nih, makanya orang2 sukses itu biasanya manajemen waktunyanya bagus yah

    BalasHapus
  6. masyaAllah sekali, sbg pengingat diri bagi kita sebagai wanita yg diberikan banyak peran oleh Allah dan hrs bs dipertanggung jawabkan

    BalasHapus
  7. Bagus ini postingan Weni, ntar kl sudah menikah dan punya anak pembagian waktu itu akan bertambah lg, waktu utk suami, utk anak, utk mertua meskipun gak terlalu sering, waktu utk kk/adik ipar, dan para ponakan hehe

    BalasHapus